This is default featured slide 1 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 2 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 3 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 4 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 5 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

Sabtu, 05 Maret 2016

Manfaat Twitter

Dalam dunia bisnis, relasi merupakan hal yang sangat penting. Karena apabila relasi kita sedikit otomatis  jaringan kita pun juga sedikit. Hal ini berpengaruh pada saat kita promosi  suatu produk.
Pada media sosial twitter, mempunyai follower banyak merupakan keuntungan bagi kita. Karen apabila kita menjalankan bisnis maka dapat dengan mudah kita share ke follower-follower kita..
Berikut beberapa manfaat dari twitter :


1. Komunitas

Di Twitter kita dapat menemukan banyak komunitas yang bisa sharing informasi secara real time. Mulai dari yang membicarakan teknologi, olahraga, kesehatan, cinta, dan masih banyak lagi. Jika Anda dari sisi perusahaan, tentu juga bisa membangun komunitas terkait produk yang Anda geluti via Twitter.

2. Mengarahkan Trafik ke Blog/Situs

Twitter juga bisa dioptimalkan sebagai alat pemancing. Maksudnya, jika Anda memiliki blog atau situs pribadi/perusahaan, maka dapat memanfaatkan Twitter sebagai medium untuk menarik pengunjung. Caranya mudah, posting saja hal-hal menarik yang memancing rasa penasaran banyak orang. Setelah itu, jika ingin informasi yang lebih detail, berikan link untuk diakses follower Anda. Tentu saja link tersebut mengarah pada blog atau situs yang dimaksud.

3. Membuka Jaringan

Pengguna Twitter berasal dari latar belakang berbeda. Dan bukan tidak mungkin mereka yang penting bagi karir atau terkait aktivitas perusahaan, bisa Anda temui dengan mudah di Twitter. Selanjutnya bisa ditebak, jaringan bisa mulai dirajut di sini.

4. Sebarkan Idemu 


Punya pemikiran brilian? Jangan cuma disimpan di dalam hati. Nah, bisa juga dilontarkan melalui tweet-tweet Anda. Jika menarik pasti banyak yang meretweet. Nah, bila disampaikan dengan bahasa global, tentu tweet Anda pun bisa mendunia.

5. Membangun Personal Brand

Twitter menyediakan tempat bagi Anda untuk sharing foto, link ke website atau blog, serta ruangan untuk menelurkan ide-ide. Fasilitas ini setidaknya bisa menjadi awal mula bagi untuk menciptakan personal brand sendiri di dunia digital.

6. Layanan Customer Service

 
Ingin lebih dekat dengan pelanggan Anda? Bikinlah akun Twitter, tapi jangan pakai nama akun personal. Buatlah yang khusus untuk menjadi layanan customer service perusahaan Anda.
7. Tes Reaksi Pasar
 
Satu lagi fungsi Twitter bagi kalangan perusahaan/pebisnis. Mereka bisa memanfaatkan massa di Twitter untuk melakukan sedikit survei kecil-kecilan. Misalnya, ada seorang pengusaha pakaian yang ingin membuat produk baru. Sebelum memproduksinya secara massal, Anda tentu bisa meminta pendapat dari follower di Twitter terhadap rancangan pakaian yang telah disiapkan. Pasti banyak yang meresponsnya.

E-Commerce - Traveloka Part 2

Kenapa harus pakai traveloka kalau kita bisa langsung connect ke website pesawat dan pesan disana?

Santai dulu guys, sesuai dengan prinsip ekonomi manusia akan memilih barang dengan kualitas sama dengan harga terbaik. Nah ketika kita mulai mencari dengan traveloka kita akan diberikan daftar harga terbaik dengan berbagai macam penerbangan berbeda. Sehingga kita lebih hemat waktu dalam membeli dan memilih tiket dan harganya. Kita tidak perlu lagi mencari di website resmi penerbangan lain jika harganya saja sudah disediakan oleh traveloka.

Ah masa sih min, kok aku ngga percaya ya?

Sini abang admin kasi liat contoh pemesanannya ya. Misalkan admin mau ke Batam nih, mengunjungi sanak saudara disana maka admin mau menggunakan jasa tiket dari traveloka dengan cara sebagai berikut :





Nah bisa dilihat perbandingan harganya kan, lebih murah kok. Kok bisa sih min?

Bisa dong, mungkin yang membedakan adalah nilai pajaknya saja dan berbagai ketentuan yang telah disepakati keduanya.

Nah itulah fungsi dari e-commerce dalam hal ini traveloka. Mereka membantu kita menemukan harga termurah dari kebutuhan kita, karena sistemnya yang seperti mesin pencari, mereka mempermudah kita sebagi konsumen dalam proses pencarian barang dan jasa yang akan kita beli.

Tetep stay here ya, dipostingan selanjutnya admin masih mau bahas soal keuntungan, keamanan dan lain-lain..

8 Tools dalam E-Commerce

Gutten Morgen warga blogger.. Ceilah pake bahasa inggris segala nih admin. Eh bukan deng, eta mah bahasa jerman boi, ato deutchsland.. tempat dimana Presiden kebanggaann kita yaitu Prof. Dr.Ing. Dr. Sc.h.c. Bacharuddin Jusuf Habibie menimba ilmu dan berkarya. Emang sih disana tempatnya para engineer dan lmuwan handal. Mengapa kok admin bilang begitu, karena udah terbukti mesin-mesin produksi di perusahaan tempat admin kerja pada makai produk jerman. Dan kualitasnya T.O.P dah..
Eh malah jadi bahas jerman nih,, intermezzo sedikit ya..  :-D

Dalam e-commerce untuk mendukung kelancaran bisnis yang Anda jalankan, ada beberapa tool online yang patut untuk dicoba. Berikut 3 Tool eCommerce Online yang ecommended untuk anda coba :

1.  Google Adword Keyword Planner
Keyword Planner adalah tool internet marketing online dari Google yang menyediakan fasilitas untuk melakukan riset mengenai jumlah dan tingkat persaingan dari sebuah barang / produk tertentu.

2.  Google Analytic
Bagi pemilik online shop, sangat saya sarankan untuk memasang tool yang satu ini, karena dengan memasang Google Analytic di online shop, maka kita bisa mengidentifikasi perilaku konsumen, yang nantinya bisa kita gunakan untuk membuat perbaikan.
3.  Mail Chimp
Mail Chimp adalah tool untuk membantu Anda dalam melakukan email marketing. Kenapa harus email marketing ? karena berdasarkan pengalaman, konversi dari email marketing bisa sampai 70%, artinya jika kita jualan menggunakan email, maka peluang terjadi closing (penjualan) sangat tinggi.

Jumat, 04 Maret 2016

Apa Perbedaan E-Business dan E-Commerce?


Dalam masyarakat Istilah e-commerce lebih dikenal daripada istilah e-business. Padahal keduanya tidaklah sama, namun kedua istilah ini tampaknya dikerucutkan menjadi satu istilah saja yaitu e-commerce mencakup juga sebagai e-business. Sebelumnya, perlu diketahui dan dipahami juga arti dari kedua istilah tersebut supaya pada pembahasan e-commerce yang lebih khusus kedua istilah ini tidak diperdebatkan lebih jauh. Berikut penjelasannya terkait perbedaan e-commerce dengan e-business..




1. E-Commerce
  • E-commerce merupakan kepanjangan dari Electronic Commerce yang berarti perdagangan yang dilakukan secara elektronik. Seperti halnya e-mail (Electronic Mail) yang artinya sudah diketahui yaitu pengiriman surat secara elektronik. Dalam buku Introduction to Information Technology, e-commerce berarti perdagangan elektronik yang mencakup proses pembelian, penjualan, transfer, atau pertukaran produk, layanan, atau informasi melalui jaringan computer, termasuk Internet (Turban, 2005:181).
  • Apabila dipilah e-commerce terdiri dari huruf e yang berarti elektronik dan commerce yang berarti perdagangan. Pada perdagangan konvensional dikenal adanya penjual dan pembeli, lalu perdagangan sesungguhnya ada barang atau jasa yang dijual dan tentu ada pembelinya. Kata ‘perdagangan’ itu sendiri berdiri dengan arti sekedar tawar menawar antara penjual dan pembeli, lalu apabila keduanya sepakat maka barulah dilakukan transaksi. Perdagangan yang seperti ini terjadi hanya ‘sesaat’ dan tidak ada relasi yang berarti antara penjual dan pembeli, dalam hal ini perdagangan hanyalah sekedar kegiatan menjual dan membeli.
2. E-Business
  • Ketika orang mengatakan “saya ada bisnis orang itu,” tentu saja banyak orang berpikir bahwa kegiatan yang akan dilakukan adalah kegiatan yang merupakan transaksi dan berisi tentang penjualan dan pembelian barang, padahal kegiatan yang akan dilakukan belum tentu seperti yang orang pikirkan. Kegiatan berbisnis bukan hanya kegiatan demi mencari keuntungan berupa uang tetapi juga keuntungan yang bersifat abstrak seperti reputasi, kemitraan, dan kepercayaan dalam bertransaksi.
  • E-business memiliki karakteristik tujuan yang sama dengan bisnis secara konvensional, hanya saja e-business memiliki scope yang berbeda. Bisnis mengandalkan pertemuan antar pebisnis seperti halnya rapat ditempat khusus, atau sekedar untuk berkenalan dengan partner bisnis, sedangkan e-business mengandalkan media Internet sebagai sarana untuk memperoleh tujuannya. Menurut Turban, e-business atau bisnis elektronik merujuk pada definisi e-commerce yang lebih luas, tidak hanya pembelian dan penjualan barang serta jasa, tetapi juga pelayanan pelanggan, kolaborasi dengan mitra bisnis, e-learning, dan transaksi elektronik dalam perusahaan (2005:182).
3. Kesimpulan
  • Perbedaan yang mendasar antara e-commerce dan e-business adalah bahwa tujuan e-commerce memang benar-benar money oriented (berorientasi pada perolehan uang), sedangkan e-business berorientasi pada kepentingan jangka panjang yang sifatnya abstrak seperti kepercayaan konsumen, pelayanan terhadap konsumen, peraturan kerja, relasi antar mitra bisnis, dan penanganan masalah sosial lainnya. 
  • Selain perbedaan seperti yang telah disebutkan e-commerce dan e-business juga memiliki kesamaan tujuan utama yaitu memajukan perusahaan menjadi perusahaan yang lebih besar dari sebelumnya. E-commerce dan e-business merupakan terobosan yang dapat mendongkrak penjualan melalui online marketing dan sebagai sarana mempromosikan produk melalui media Internet. 

Ancaman menggunakan E-Commerce

Hey welcome back, kali ini arif akan membahas apa saja ancaman saat menggunakan e-commerce. Seperti kehidupan ini, pasti ada sisi untung dan ruginya dalam tiap aktivitas yang kita lakukan. Dalam postingan sebelumnya sudah dibahas apa saja manfaat dari penggunaan e-commerce. Agar lebih hati-hati, kali ini arif akan membahas apa saja ancaman dalam neggunakan e-commerce. Check it out


Threats atau ancaman merupakan kemungkinan-kemungkinan munculnya kejadian yang dapat membahayakan asset-aset yang berharga.
Ada beberapa bentuk ancaman yang mungkin terjadi:
1.  Authorization ViolationAuthorization Violation adalah pelanggaran atau penyalahgunaan wewenang legal yang dimiliki seseorang yang berhak mengakses sebuah sistim.
2.  Planting
Planting adalah memasukan sesuatu ke dalam sebuah system yang dianggap legal tetapi belum tentu legal di masa yang akan datang.
3.  System PenetrationSystem Penetration adalah orang-orang yang tidak berhak melakukan akses ke system computer dapat dan diperbolehkan melakukan segala sesuatu sesuai dengan keinginannya. 
4.  Denial of serviceDenial of service adalah menghalangi seseorang dalam mengakses informasi, sumber, dan fasilitas-fasilitas lainnya.
5.  RepudiationRepudiation adalah penolakan terhadap sebuah aktivitas transaksi atau sebuah komunikasi baik secara sengaja maupun tidak disengaja. 
6.  Communications MonitoringCommunications Monitoring adalah seseorang dapat mernantau semua infonnasi rahasia dengan melakukan monitoring komunikasi sederhana di sebuah tempat pada jaringan komunikasi.
7.  Communications TamperingCommunications Tampering adalah segala hal yang membahayakan kerahasiaan informasi seseorang tanpa melakukan penetrasi, seperti mengubah infonnasi transaksi di tengah jalan atau membuat sistim server palsu yang dapat menipu banyak orang untuk memberikan infonnasi rahasia mereka secara sukarela.

Jenis-jenis E-Commerce ke 1

Hey all, postingan kali ini akan membahas tentang jenis-jenis e-commerce ke 1, mengapa ke 1, karena akan ada postingan selanjutnya tentang e-commerce, hehe.. Sesuai dengan diskusi rabu kemaren tanggal 24 februari ada beberapa jenis e-commerce. oke langsung saja..



Jika ditanya tentang bisnis ecommerce, mungkin kebanyakan dari kita hanya akan menjawab bahwa bisnis ecommerce adalah bisnis jual beli online. Namun lebih dari itu sebenarnya bisnis ecommerce bisa dibedakan menjadi beberapa jenis berbeda berdasarkan dari bagaimanakah layanan yang diberikan oleh ecommerce tersebut. Seperti halnya beberapa nama perusahaan ecommerce besar TokoBagus, Kaskus FJB, hingga Lazada memiliki bentuk bisnis ecommerce yang berbeda satu dengan yang lain.
Secara umum bisnis ecommerce di Indonesia dapat dibedakan menjadi 6 bentuk berbeda. Diantaranya adalah sebagai berikut :

1. Customer to Customer (Marketplace)
Marketplace menawarkan tempat sebagai media promosi barang daganganya, dan juga memberikan layanan metode pembayaran dari transaksi online yang dilakukan. Hal tersebut menjadi ciri utama dari bentuk bisnis e-commerce Marketplace C2C. Pada umumnya pihak e-commerce akan memberikan layanan Escrow atau rekening pihak ketiga.
Fungsi dari Escrow tersebut adalah sebagai jembatan antara penjual, pembeli dan pihak e-commerce. Jika sudah terjadi kesepakatan pembelian, pembeli harus mentransfer dana kepada pihak escrow. Baru setelah dana  dikonfirmasi masuk ke escrow, penjual bisa mengirimkan barangnya para pembeli. Dan setelah pembeli mengkonfirmasi kedatangan barang, maka pihak escrow akan memberikan uang nya ke penjual. Selain lebih aman, dengan menggunakan jasa escrow jika tiba-tiba terjadi masalah dengan barang, dana akan bisa segera dikembalikan pada pembeli. Pada situs Kaskus FJB  (forum jual beli), jasa escrow lebih dikenal dengan nama Rekber atau rekening bersama.
Perusahaan e-commerce yang mengadopsi bentuk bisnis ini antara lain dapat dilihat di gambar atas ya. Perusahaan tersebut akan mendapatkan keuntungan dari sistem iklan premium dan juga adanya komisi dari jasa escrow. Bagi anda para penjual yang memiliki barang dengan jumlah yang cukup banyak, bisa mencoba menjadi penjual para bentuk bisnis  e-commerce yang satu ini.

2. Business to Customer (Toko Online)
Pada dasarnya bentuk bisnis ini lebih berfokus pada penjualan barang atau produk milik perusahaan e-commerce itu sendiri. Sehingga semua keuntungan dari penjualan produk murni dimiliki oleh perusahaan e-commerce dan tidak dibagi dengan pihak lain.

Jenis bisnis ini merupakan salah satu bentuk yang paling berkembang di Indonesia, namun dalam pengembangan bentuk bisnis ini tentunya juga tidak mudah. Selain diperlukan modal yang sangat besar, ketersediaan pasokan barang serta sistem penjualan semuanya harus dihandle sendiri oleh pihak e-commerce.

Beberapa perusahaan e-commerce yang menerapkan bentuk bisnis ini antara lain seperti gambar diatas. Namun seperti halnya Lazada juga masing memiliki sistem layaknya Marketplace C2C yang dapat menerima penjual mandiri yang memiliki barang yang cukup banyak dan terjamin ketersediannya.

3. Business to Business
E-Commerce Business To Business adalah jenis bisnis eCommerce yang dilakukan antara dua belah pihak yang saling menguntungkan dan biasanya dilakukan secara berkelanjutkan. Sebagai Contoh startup e-commerce jenis ini adalah shopify yang memfasilitasi penggunanya untuk membuat toko online bagi yang ingin berjualan. Selain itu ada indotrading dimana pengguna bisa membuka toko onlinenya sendiri. Dan juga ada Lazada dan Zalora yang menerapkan Business to Business. Apabila pembeli di lazada membeli suatu barang namun tidak tersedia, Lazada menghubungi Zalora untuk menanyakan ketersediaan stock barang. Begitupun sebaliknya.

Kamis, 03 Maret 2016

Tahapan dan Sasaran E-Business

Dalam e-business Ada empat tahap pemanfaatan jaringan komputer dan Internet untuk tujuan e-business, di mana terjadi transformasi perusahaan tradisional ke e-business. Empat tahapan itu adalah sebagai berikut :
Tahap pertama : Mendayagunakan komputer   
    Komputer menawarkan berbagai keuntungan bagi sebuah bisnis yaitu banyak dana dan waktu yang dapat dihemat, dan meningkatkan produktivitas. Kita dapat menyusun laporan keuangan, membuat daftar persediaan bahkan membuat materi perusahaan.
Tahap kedua : Mendayagunakan jaringan dan internet
      Apa yang ditawarkan jaringan komputer dan internet bagi sebuah bisnis? Meningkatkan kemampuan koordinat dan komunikasi, baik itu internal maupun eksternal, yang pada akhirnya dapat diterapkan untuk meningkatkan produktivitas. Untuk kepentingan tersebut kita dapat memanfaatkan e-mail, IRC maupun mailing list.  
Tahap ketiga: Membangun dan mendayagunakan web
      Web menawarkan informasi selama 24 jam. 7 hari dalam seminggu. Anda dapat berbagi informasi dengan pelanggan sekaligus menjaring pelanggan baru.
Tahap keempat: E-commerce 
     Pada tahap ini, perusahaan telah mempersiapkan dan membangun fasilitas transaksi online baik dengan pelanggan maupun dengan para supplier atau dengan pihak lain yang berkepentingan dengan web.
Adapun juga sasaran dari e-business adalah pasar secara elektronis atau sering disebut market. Menurut Forrester Research, telah terjadi perkembangan yang sangat fantastis terhadap jumlah komputer yang terhubung dalam Internet, termasuk penggunanya. E - business market ini menyimpan peluang omset yang besar yang dapat diperebutkan oleh para pebisnis.
Namun, untuk melakukan bisnis melalui Intenet ini harus benar-benar memperhatikan tentang produk-produk dan jasa apa yang akan dipasarkan, mengingat orang-orang yang terkait dengan e - business ini berasal dari berbagai tempat, pulau, negara bahkan belahan dunia yang sangat heterogen baik itu dalam hal kebutuhan, minat maupun budayanya. Hanya produk-produk yang secara global menjadi kebutuhan masyarakat dan memiliki standar kualitaslah yang dapat dipasarkan melalui internet. Produk-produk ini antara lain:
  • Produk yang berupa informasi, misalnya koran, majalah, jurnal, dan lain- lain.
  • Produk hiburan, misalnya film, poster, kalender, dan lain-lain.
  • Produk simbol, misalnya tiket pesawat, tiket kereta, reservasi hotel, dan lain-lain.
  • Produk jasa misalnya pendidikan, telemedicine, konsultasi jarak jauh dan lain-lain.
  • Produk barang misalnya buku, bunga, komputer, dan lain-lain. 
  •  Produk keuangan, misalnya tabungan, transaksi kliring, asuransi, dan lain-lain. 
Bisnis tradisional yang bergeser ke e-business akan berhasil dengan baik. jika terbentuk komunitas dan salah satu dasar untuk membentuk komunitas adalah kepercayaan. Amerika Serikat berhasil mempelopori e-business ini karena memiliki high trust society yang masyarakatnya telah lama memiliki kebiasaan berbelanja melalui katalog dan pesanan via pos. Selain itu juga didukung oleh undang-undang yang menjamin perdagangan yang fair dan keamanan setiap pembayaran serta setiap barang yang dibeli apabila cacat atau rusak akan dapat dikembalikan.